Lompat ke isi utama

Berita

Satukan Langkah, Bawaslu Manokwari dan Kesbangpol Perkuat Konsolidasi Demokrasi

Ketua dan Staf Bawaslu Manokwari Beserta Pihak Kesbangpol yaitu Kepala Kesbangpol Bapak Isak Waramori dan Kabid Poldagri Bapak Harri Ramandey melakukan Foto bersama

Ketua dan Staf Bawaslu Manokwari Beserta Pihak Kesbangpol yaitu Kepala Kesbangpol Bapak Isak Waramori dan Kabid Poldagri Bapak Harri Ramandey melakukan Foto bersama

 

MANOKWARI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Manokwari melaksanakan audiensi konsolidasi demokrasi bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Manokwari, Rabu (9/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00–12.00 WIT tersebut dilaksanakan di Kantor Kesbangpol Kabupaten Manokwari.

Audiensi ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Manokwari untuk memperkuat konsolidasi demokrasi, sinergi antarlembaga, serta koordinasi dalam mendukung kehidupan demokrasi dan kepemiluan di Kabupaten Manokwari.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Manokwari dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Manokwari, Samsudin Renuat, didampingi lima orang staf, yaitu Pahala Fernando Siahaan, Betklinten J. Su, Asnath M. Sorbu, Yan Aronggear, dan Yoopie Y. Sopacua.

Sementara dari pihak Kesbangpol Kabupaten Manokwari hadir Kepala Kesbangpol Isak Waramori, Kabid Politik Dalam Negeri (Poldagri) Harri Ramandey, serta Kasubag Keuangan Naomi Sanda Pare.

Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh koordinasi. Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi kedua lembaga untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai pentingnya menjaga dan memperkuat demokrasi di daerah, termasuk melalui keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Manokwari, Samsudin Renuat, menyampaikan bahwa konsolidasi demokrasi membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Menurutnya, Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun demokrasi yang berkualitas, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi dan kepemiluan.

“Konsolidasi demokrasi membutuhkan kolaborasi seluruh stakeholder. Bawaslu memiliki tugas dalam melakukan pengawasan, tetapi penguatan demokrasi merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi dengan Kesbangpol menjadi penting untuk membangun pemahaman dan kesadaran demokrasi di tengah masyarakat,” ujar Samsudin.

Dalam audiensi tersebut, Bawaslu juga menekankan pentingnya pendidikan politik dan penguatan partisipasi masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan proses demokrasi yang lebih inklusif dan berintegritas. Pemerintah daerah melalui Kesbangpol dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya kondisi sosial-politik yang kondusif.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Manokwari, Isak Waramori, menyambut baik pelaksanaan audiensi tersebut. Pertemuan ini dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Bawaslu dengan Kesbangpol, khususnya dalam menghadapi berbagai dinamika demokrasi dan kepemiluan di Kabupaten Manokwari.

Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Manokwari dan Kesbangpol Kabupaten Manokwari diharapkan dapat terus membangun koordinasi dan kolaborasi berkelanjutan dalam rangka memperkuat demokrasi di daerah.

Audiensi kemudian ditutup dengan komitmen untuk terus menjaga komunikasi antarlembaga serta mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan kehidupan demokrasi yang partisipatif, inklusif, dan berintegritas.

Penulis          : Pahala Fernando Siahaan 

Dokumentasi : Betklinten J Su

Editor            : Kasubag PPPS, Albert Baransano