Bawaslu Manokwari Perkuat Koordinasi dengan WR III UNIPA, Bahas Penguatan Pendidikan Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif
|
MANOKWARI – Jumat, 16 Oktober 2026, pukul 10.00 WIT, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Manokwari melakukan koordinasi dengan Wakil Rektor III Universitas Papua (UNIPA) dalam rangka membahas rencana kolaborasi untuk memperkuat pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif di kalangan akademisi dan mahasiswa.
Koordinasi ini menjadi langkah awal Bawaslu Kabupaten Manokwari dalam membangun sinergi dengan perguruan tinggi, khususnya untuk menindaklanjuti evaluasi penyelenggaraan pemilihan Tahun 2024 serta menghimpun saran dan masukan dari kalangan akademisi sebagai bahan penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas demokrasi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Manokwari, Samsudin Renuat, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran demokrasi, terutama melalui keterlibatan mahasiswa dan sivitas akademika dalam berbagai kegiatan pendidikan politik dan pengawasan partisipatif.
“Koordinasi ini merupakan langkah awal untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan Universitas Papua. Kami berharap kalangan akademisi dan mahasiswa dapat turut memberikan saran, masukan, serta berpartisipasi aktif dalam memperkuat pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif, sehingga kualitas demokrasi dapat terus ditingkatkan,” ujar Samsudin Renuat.
Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi menjadi salah satu upaya strategis untuk memperluas jangkauan pendidikan demokrasi kepada masyarakat. Selain itu, masukan dari kalangan akademisi diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam memperkuat pelaksanaan tugas serta fungsi pengawasan pemilihan.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Rektor III UNIPA menyambut baik rencana kolaborasi yang disampaikan Bawaslu Kabupaten Manokwari. Pihak UNIPA akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pimpinan universitas dan bagian terkait guna membahas kemungkinan integrasi kegiatan ke dalam agenda universitas, penentuan jadwal pelaksanaan, serta bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan.
Kerja sama tersebut nantinya dapat diwujudkan melalui kegiatan pendidikan demokrasi, diskusi akademik, sosialisasi pengawasan partisipatif, maupun bentuk kolaborasi lainnya. Dari sisi kelembagaan, peluang kerja sama juga dapat ditindaklanjuti melalui penyusunan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) atau Perjanjian Kerja Sama (PKS), sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Bawaslu Kabupaten Manokwari mengapresiasi respons positif dan keterbukaan UNIPA terhadap rencana kolaborasi tersebut. Bawaslu juga menyatakan kesiapan untuk menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan agenda serta arahan pihak universitas agar kerja sama dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat bagi kedua lembaga maupun masyarakat.
Melalui koordinasi ini, Bawaslu Kabupaten Manokwari berharap sinergi dengan Universitas Papua dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan demokrasi, meningkatkan keterlibatan generasi muda, serta membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pengawasan partisipatif.
Kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dan perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas serta penyelenggaraan pemilihan yang jujur, adil, dan bermartabat.
Penulis : Yosep F Amsyamsum
Dokumentasi : Hendrik Pariariboh
Editor : Kasubbag SDM & Administrasi, Bernad Menanti