Bawaslu Manokwari dan STT Erikson Tritt Bahas Penguatan Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif
|
Manokwari — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Manokwari melaksanakan audiensi Konsolidasi Demokrasi bersama pimpinan Sekolah Tinggi Teologi (STT) Erikson Tritt Manokwari, Kamis, 8 Oktober 2026 bertempat di kampus Sekolah Tinggi Teologi (STT) Erikson Tritt Manokwari. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergitas dan kolaborasi antara Bawaslu dengan perguruan tinggi dalam mendorong pendidikan demokrasi, literasi kepemiluan, dan pengawasan partisipatif di Kabupaten Manokwari.
Audiensi tersebut dihadiri oleh jajaran Bawaslu Kabupaten Manokwari, yakni Samsudin Renuat selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Manokwari, Alberthina Jumame selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa dan Hukum (PPPS), Pahala F. Siahaan, Yosep F. A., Zebriani Septiawanty, dan Yoopie Sopacua selaku staf.
Sementara itu, dari pihak STT Erikson Tritt hadir Pdt. Herman Krey selaku Plt. Ketua/Wakil Ketua IV, Vonny Elis selaku Wakil Ketua I, Pdt. Donna Crosnoy Sinaga selaku Wakil Ketua II, Pdt. Yehuda Mandacan selaku Wakil Ketua III, Jevri Terok selaku Kaprodi, Ninik Tri Utami selaku Kaprodi, serta Melkianus Ayok selaku Kaprodi PAK.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi demokrasi Bawaslu Kabupaten Manokwari dengan berbagai pemangku kepentingan, khususnya lembaga pendidikan. Melalui kegiatan ini, Bawaslu ingin membangun komunikasi dan mendapatkan pandangan serta masukan dari pihak perguruan tinggi terkait penguatan kehidupan demokrasi di daerah.
Dalam pembahasan, Bawaslu Kabupaten Manokwari menyampaikan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam memberikan pendidikan demokrasi kepada mahasiswa dan masyarakat. Perguruan tinggi dinilai memiliki posisi strategis dalam membangun pola pikir kritis, meningkatkan pemahaman kepemiluan, serta menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda.
Bawaslu juga menyampaikan bahwa demokrasi tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan Pemilu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga proses demokrasi agar berjalan secara jujur, adil, dan berintegritas.
Pembahasan selanjutnya berkaitan dengan pengawasan partisipatif. Bawaslu Kabupaten Manokwari menjelaskan bahwa pengawasan Pemilu membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi.
Mahasiswa dan civitas akademika diharapkan dapat menjadi bagian dari masyarakat yang turut mengawasi proses demokrasi serta menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran Pemilu. Pengawasan partisipatif tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan pelanggaran sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengawal Pemilu.
Dalam diskusi dan tanya jawab, turut dibahas mengenai pentingnya pencegahan politik uang dan berbagai bentuk pelanggaran Pemilu. Bawaslu menilai bahwa pencegahan harus dilakukan melalui pendidikan dan peningkatan kesadaran masyarakat.
Perguruan tinggi dapat mengambil peran melalui kegiatan akademik, diskusi, seminar, maupun bentuk edukasi lainnya yang dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa dan masyarakat mengenai bahaya politik uang serta pentingnya menjaga integritas demokrasi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Manokwari Samsudin Renuat menyampaikan bahwa Bawaslu membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat demokrasi di Kabupaten Manokwari.
Menurutnya, perguruan tinggi merupakan salah satu mitra strategis karena memiliki sumber daya akademik dan mahasiswa yang dapat berperan dalam meningkatkan literasi demokrasi dan kepemiluan.
“Bawaslu membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, untuk bersama-sama meningkatkan pendidikan demokrasi dan mendorong masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam pengawasan,” ujar Samsudin Renuat.
Audiensi juga menjadi ruang bagi kedua pihak untuk bertukar pandangan melalui diskusi dan tanya jawab. Dari pertemuan tersebut, Bawaslu Kabupaten Manokwari dan STT Erikson Tritt membuka peluang untuk membangun kerja sama dalam kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan demokrasi, kepemiluan, pengawasan partisipatif, dan peningkatan kesadaran masyarakat.
Melalui audiensi tersebut, Bawaslu Kabupaten Manokwari berharap sinergitas dengan STT Erikson Tritt dapat terus dikembangkan. Kolaborasi antara lembaga pengawas Pemilu dan perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam membangun demokrasi yang partisipatif, berintegritas, dan berkualitas di Kabupaten Manokwari.
Kegiatan audiensi berlangsung dalam suasana dialogis dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Plt. Ketua STT Erikson Tritt, Pdt. Herman Krey.
Penulis : Pahala Fernando Siahaan
Dokumentasi : Zebriani Septiawanty
Editor : Kasubag PPPS, Albert Baransano