Bawaslu Manokwari dan RRI Perkuat Sinergi Dorong Literasi Kepemiluan dan Partisipasi Masyarakat
|
MANOKWARI, — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Manokwari terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka mendorong pendidikan politik, meningkatkan literasi kepemiluan, serta memperluas penyebarluasan informasi demokrasi kepada masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Manokwari dengan tema “Sinergi dan Kolaborasi dengan Lembaga Penyiaran Publik dalam Mendorong Pendidikan Politik, Penguatan Literasi Kepemiluan, Penyebarluasan Informasi Demokrasi, serta Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Kehidupan Demokrasi dan Pengawasan Pemilu.”
Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 16 September 2026, pukul 10.00 WIT, bertempat di Ruang Meeting LPP RRI Manokwari.
Dalam kunjungan tersebut, Bawaslu Kabupaten Manokwari dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Manokwari, Samsudin Renuat, didampingi Kasubbag Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS), Albert Baransano.
Rombongan Bawaslu Manokwari disambut langsung oleh Kepala LPP RRI Manokwari, Yames Awaeh, S.Sos., bersama jajaran, yakni Kepala Bagian Tata Usaha Yohana Sarcy, SE.; Ketua Tim LPU Nilawaty Iriani, SH.; Ketua Tim Pemberitaan Oudriana M. Tatontos, S.Ikom.; Ketua Tim Penyiaran Tesalonia M. Wyzer, SH., M.Si.; Ketua Tim KMB Agnes Veronica Lasut, MM.; serta Ketua Tim TMB Sugeng Hadi Wirasna, S.S.Ikom.
Bawaslu Dorong RRI Jadi Mitra Strategis Pendidikan Demokrasi
Ketua Bawaslu Kabupaten Manokwari, Samsudin Renuat, menyampaikan bahwa kedatangan Bawaslu ke LPP RRI Manokwari merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kolaborasi dengan lembaga penyiaran publik dalam memperluas jangkauan informasi kepemiluan dan demokrasi kepada masyarakat.
Menurutnya, RRI memiliki peran strategis karena jangkauan informasi yang dimiliki dapat menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan edukasi kepemiluan secara lebih luas, mudah dipahami, dan dapat menjangkau berbagai kelompok masyarakat.
“Kedatangan kami ke RRI Manokwari adalah untuk membangun sinergi dan kolaborasi. Kami melihat RRI sebagai salah satu mitra strategis dalam menyampaikan pendidikan politik, literasi kepemiluan, informasi demokrasi, serta pengawasan Pemilu kepada masyarakat,” ujar Samsudin.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung dalam momentum tertentu, tetapi dapat dikembangkan menjadi kerja sama yang berkelanjutan melalui berbagai program siaran, dialog publik, talkshow, maupun bentuk penyebarluasan informasi lainnya.
“Kami berharap melalui ruang-ruang siaran yang dimiliki RRI, pesan-pesan demokrasi dan kepemiluan dapat semakin dekat dengan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga memiliki pemahaman dan kesadaran untuk turut mengawasi serta berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi,” tambahnya.
RRI Manokwari Sambut Baik dan Siap Berkolaborasi
Menanggapi hal tersebut, Kepala LPP RRI Manokwari, Yames Awaeh, S.Sos., menyambut baik kedatangan Bawaslu Kabupaten Manokwari serta rencana kolaborasi yang dibangun.
Yames menyampaikan bahwa RRI sebagai lembaga penyiaran publik memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan informasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu, sinergi dengan Bawaslu dinilai sejalan dengan fungsi RRI dalam memberikan informasi kepada publik.
“Kami menyambut baik kedatangan Bawaslu Kabupaten Manokwari. RRI tentu siap mendukung dan berkolaborasi dalam menyampaikan informasi pendidikan politik, kepemiluan, demokrasi, maupun hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat,” ungkap Yames.
Menurutnya, kolaborasi antara RRI dan Bawaslu dapat dikembangkan melalui berbagai format program yang tersedia sehingga informasi kepemiluan dapat dikemas secara menarik dan menjangkau segmen pendengar yang beragam.
RRI Miliki Program Siaran untuk Berbagai Segmen Pendengar
Sementara itu, Ketua Tim Penyiaran LPP RRI Manokwari, Tesalonia M. Wyzer, SH., M.Si., menjelaskan bahwa RRI Manokwari memiliki sejumlah program siaran yang dapat menjadi ruang kolaborasi dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, secara umum terdapat beberapa program yang memiliki karakteristik dan sasaran pendengar yang berbeda.
“Di RRI Manokwari ada beberapa program yang dapat menjadi ruang untuk berkolaborasi. Pro 1 lebih banyak menghadirkan siaran terkait program nasional pemerintah, kemudian Pro 2 diperuntukkan bagi pendengar kawula muda, sedangkan Pro 4 memiliki program siaran yang bertemakan budaya,” jelas Tesalonia.
Menurutnya, keberagaman program tersebut dapat menjadi peluang bagi Bawaslu untuk menyampaikan informasi kepemiluan sesuai dengan karakteristik masing-masing segmen pendengar.
“Kami selaku Tim Penyiaran siap membangun kerja sama bersama Bawaslu Kabupaten Manokwari. Tentunya informasi yang berkaitan dengan pendidikan politik, kepemiluan, demokrasi dan pengawasan Pemilu dapat kita kemas sesuai dengan karakter program dan sasaran pendengar RRI,” lanjutnya.
Bangun Ekosistem Informasi Demokrasi
Konsolidasi Demokrasi antara Bawaslu Kabupaten Manokwari dan LPP RRI Manokwari menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem informasi demokrasi yang melibatkan lembaga pengawas Pemilu, lembaga penyiaran publik, dan masyarakat.
Melalui sinergi tersebut, Bawaslu berharap informasi mengenai kepemiluan dan pengawasan Pemilu dapat disampaikan secara lebih luas, sekaligus membuka ruang dialog dan partisipasi masyarakat.
Kolaborasi dengan media penyiaran publik juga diharapkan dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban dalam kehidupan demokrasi serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses Pemilu yang demokratis.
Penulis : Risky Heda
Dokumentasi : Risky Heda
Editor : Kasubbag SDM & Administrasi, Bernad Menanti