Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Manokwari Bersama KPU Petakan Isu Faktual untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

Sesi Foto Bersama Ketua Bawaslu Manokwari, Samsudin Renuat Bersama Anggota  Dan Kepala Sekretariat KPU Manokwari

Sesi Foto Bersama Ketua Bawaslu Manokwari, Samsudin Renuat Bersama Anggota  Dan Kepala Sekretariat KPU Manokwari

MANOKWARI – Bawaslu Kabupaten Manokwari terus memperkuat koordinasi dan sinergi antarpenyelenggara pemilu melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama KPU Kabupaten Manokwari dengan tema “Identifikasi dan Pemetaan Isu-Isu Demokrasi dan Kepemiluan Faktual sebagai Penguatan Kualitas Demokrasi.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 10.00 WIT hingga selesai, bertempat di Kantor KPU Kabupaten Manokwari.

Konsolidasi Demokrasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Manokwari, Samsudin Renuat, bersama Tim Bawaslu Kabupaten Manokwari. Kehadiran Tim Bawaslu Manokwari diterima oleh jajaran KPU Kabupaten Manokwari, yakni Anggota KPU Kabupaten Manokwari Sidarman, Jekson Hosyo, dan Alexander Basna, serta Kepala Sekretariat KPU Kabupaten Manokwari, Muji Warsito.

Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga membangun ruang diskusi untuk mengidentifikasi berbagai isu demokrasi dan kepemiluan yang berkembang secara faktual. Pemetaan isu menjadi bagian penting dalam melihat dinamika demokrasi secara komprehensif sekaligus sebagai langkah antisipatif terhadap berbagai potensi persoalan yang dapat memengaruhi kualitas penyelenggaraan pemilu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Manokwari, Samsudin Renuat, menyampaikan bahwa Konsolidasi Demokrasi merupakan upaya untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Bawaslu dan KPU sebagai sesama penyelenggara pemilu.

“Identifikasi dan pemetaan isu-isu demokrasi serta kepemiluan secara faktual sangat penting dilakukan secara bersama-sama. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang baik, kita dapat memahami berbagai dinamika yang ada serta menyiapkan langkah-langkah penguatan sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing,” ujar Samsudin.

Menurutnya, kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan pada saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga melalui upaya berkelanjutan dalam membangun kesiapan kelembagaan, memperkuat sinergi, serta merespons berbagai perkembangan isu kepemiluan secara objektif dan berdasarkan kondisi faktual.

Samsudin juga menegaskan bahwa Bawaslu Kabupaten Manokwari berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan KPU dan seluruh pemangku kepentingan dalam rangka menjaga serta meningkatkan kualitas demokrasi di Kabupaten Manokwari.

“Sinergi antarlembaga menjadi salah satu kunci dalam membangun demokrasi yang semakin berkualitas. Melalui konsolidasi seperti ini, kita berharap setiap isu yang berkembang dapat dipetakan dengan baik dan menjadi bahan bersama untuk memperkuat ekosistem demokrasi yang sehat,” tambahnya.

Melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi ini, Bawaslu Kabupaten Manokwari dan KPU Kabupaten Manokwari diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi, komunikasi, dan pertukaran informasi dalam menghadapi berbagai dinamika demokrasi dan kepemiluan di daerah.

Kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen bersama untuk menjaga hubungan kelembagaan yang harmonis serta membangun penyelenggaraan demokrasi yang berintegritas, inklusif, dan berkualitas di Kabupaten Manokwari.

Penulis : Risky Heda

Dokumentasi : Erol Marandof

Editor : Kasubbag SDM & Administrasi, Bernad Menanti