Lompat ke isi utama

Berita

Ajak Pemilih Pemula Menjadi Pengawas Partisipatif,Bawaslu Kabupaten Manokwari Goes To School

GOES TO SCHOOL

Anggota Bawaslu Kabupaten Manokwari, Yustinus Y Maturan Memberikan Materi Terkait Pemilih Pemula Kepada Siswa/i Di Aula SMAS Katolik Villanova Manokwari

Manokwari, 6 Agustus 2026 – Dalam upaya memperkuat pendidikan demokrasi dan meningkatkan partisipasi generasi muda dalam pengawasan Pemilu, Bawaslu Kabupaten Manokwari melaksanakan kegiatan Bawaslu Goes To School di SMAS Katolik Villanova Manokwari, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang mengusung tema "Pemilih Pemula Sebagai Pengawas Partisipatif" ini diikuti oleh para siswa dan guru sebagai bagian dari edukasi kepemiluan bagi pemilih pemula.

Kegiatan dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Manokwari, Samsudin Renuat, bersama Anggota Bawaslu Alberthina Jumame dan Yustinus Y. Maturan. Kehadiran jajaran Bawaslu disambut hangat oleh Kepala SMAS Katolik Villanova Manokwari, Fr. Natalis M. Giovanni Namsa, OSA, S.H., S.S., M.Pd., beserta dewan guru dan para siswa.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Manokwari memberikan edukasi mengenai pentingnya demokrasi, tahapan penyelenggaraan Pemilu, hak dan kewajiban warga negara dalam menggunakan hak pilih, serta peran strategis masyarakat, khususnya pemilih pemula, dalam mengawasi setiap proses Pemilu agar berjalan sesuai dengan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Anggota Bawaslu Kabupaten Manokwari, Yustinus Y. Maturan, menegaskan bahwa pelajar merupakan salah satu kelompok strategis yang memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

"Pemilih pemula bukan hanya memiliki hak untuk memilih, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawasi jalannya proses demokrasi. Kami berharap para siswa mampu menjadi agen perubahan yang kritis, berintegritas, serta berani menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran Pemilu. Pengawasan partisipatif merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan demokrasi yang berkualitas," ujar Yustinus.

Ia juga menambahkan bahwa melalui program Bawaslu Goes To School, Bawaslu ingin membangun budaya demokrasi sejak dini sehingga generasi muda tidak hanya memahami pentingnya menggunakan hak pilih, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap proses penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Berbagai pertanyaan mengenai kepemiluan, pengawasan partisipatif, hingga peran generasi muda dalam menjaga demokrasi menjadi bukti meningkatnya minat pelajar terhadap isu-isu demokrasi.

Melalui program Bawaslu Goes To School, Bawaslu Kabupaten Manokwari berkomitmen untuk terus memperluas pendidikan pengawasan partisipatif kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai langkah strategis dalam membangun budaya demokrasi yang sehat, meningkatkan literasi kepemiluan, serta mewujudkan Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Pemilih Cerdas, Pengawasan Berkualitas, Demokrasi Bermartabat.

Penulis : Risky Heda

Dokumentasi : Risky Heda

Editor : Kasubbag PPPS, Albert Baransano