Sisir Moruj Mega, Bawaslu Manokwari Bongkar Fakta Sebenarnya Data Pemilih di Lapangan
|
Manokwari – Komitmen dalam memastikan keakuratan data pemilih kembali ditunjukkan Bawaslu Kabupaten Manokwari dengan turun langsung ke wilayah Distrik Moruj Mega. Bersama KPU Kabupaten Manokwari, tim uji petik melakukan penelusuran lapangan pada Kamis, 5 Maret 2026 dengan menyasar sejumlah kampung untuk memverifikasi kebenaran data pemilih secara langsung.
Tim uji petik wilayah kerja Moruj Mega terdiri dari Staf Bawaslu Kabupaten Manokwari, Dian Sari dan Hendrik Pariaribo, bersama Kasubbag Data dan Informasi KPU Manokwari, Ibu Ivone, serta staf KPU, Fikri dan Rizky Winarfa.
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kantor Distrik Manokwari Utara. Tim melakukan koordinasi dengan Sekretaris Distrik, Bapak Salmon Iba, terkait data pemilih di wilayah Moruj Mega sekaligus meminta izin untuk memasuki wilayah kerja.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Kampung Warbefor. Di lokasi tersebut, tim melakukan verifikasi terhadap satu data pemilih dengan status meninggal dunia. Hasil penelusuran memastikan bahwa yang bersangkutan benar telah meninggal dunia, yang dikonfirmasi oleh pihak keluarga serta diperkuat dengan keberadaan pusara.
Selanjutnya, tim bergerak ke Kampung Meyes untuk mengonfirmasi dua data pemilih. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa dua data pemilih tersebut juga telah meninggal dunia berdasarkan keterangan keluarga dan bukti pemakaman yang ada di lapangan.
Tidak berhenti di situ, tim melanjutkan penelusuran ke Kampung Teluk Mubri untuk mengonfirmasi satu data pemilih yang terdaftar sebagai anggota TNI. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa yang bersangkutan benar merupakan anggota TNI aktif yang bertugas di Rindam Manokwari Selatan, yang dikonfirmasi oleh pihak keluarga serta melalui komunikasi langsung dengan yang bersangkutan.
Pada kesempatan lain, tim juga melakukan penelusuran ke Kampung Mandopi Rimom untuk mengonfirmasi satu data pemilih yang diketahui telah meninggal dunia berdasarkan keterangan keluarga serta informasi pada nisan makam.
Selanjutnya, di Kampung Mandopi, tim kembali mengonfirmasi satu data pemilih yang juga telah meninggal dunia berdasarkan keterangan pihak keluarga serta dokumentasi pusara.
Ketua tim uji petik Bawaslu Kabupaten Manokwari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan langsung untuk memastikan data pemilih sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
“Uji petik ini menjadi instrumen penting untuk memastikan data pemilih tidak hanya valid secara administrasi, tetapi juga sesuai dengan fakta di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara Bawaslu dan KPU sangat penting dalam menjaga kualitas data pemilih.
“Kolaborasi ini memastikan setiap temuan dapat segera ditindaklanjuti agar data pemilih benar-benar mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Manokwari dalam menjaga kualitas data pemilih sebagai dasar penyelenggaraan pemilu yang jujur, akurat, dan berintegritas.
Penulis : Dian Sari
Dokumentasi : Hendrik Pariariboh
Editor : Kasubbag Administrasi dan SDM